Skip to content

Kisah Pencuri Roti

August 19, 2010
tags: ,

Alkisah seorang anak bayi menangis semalaman karena lapar. Si ibu tidak dapat menyusui lantaran air susunya kering, karena sudah dua hari ini ia tidak makan. Dan si ayah duduk lesu termenung karena tidak ada daya memberi makan keluarga. Sudah seminggu yang lalu ia menganggur karena diberhentikan dari pekerjaannya sebagai buruh bangunan. Menjelang pagi, tak tahan lagi si ayah keluar untuk mencari (tepatnya mencuri) roti. Setelah berjalan sekian lama ia berhenti di depan sebuah toko roti, memecah kaca etalase dan mengambil sebongkah roti.

Sayang bunyi kaca pecahan etalase didengar polisi yang tengah patroli. Si polisi segera mengejar buruh penganggur itu yang ketahuan mengambil roti secara melawan hukum. Si buruh sempat sampai ke rumah untuk memberikan roti itu pada si istri. Dan ketika roti itu akan dimakan si istri, polisi datang dan segera menangkap buruh serta menyita roti yang belum sempat digigit si istri untuk dijadikan barang bukti.

Beberapa hari kemudian si buruh selesai dibuatkan berkas acara oleh polisi dan segera dikirim ke persidangan. Karena terbukti mengambil secara paksa barang milik orang lain, lelaki itupun dihukum atas dasar pasal Undang-undang pidana dengan ancaman maksimal 5 tahun. Hukuman maksimal dijatuhkan majelis hakim karena roti yang dicuri merupakan barang dagangan yang penting bagi publik, dan belum terbilang barang konsumsi yang penting untuk kepentingan privat.

Syahdan 5 tahun kemudian, si buruh dibebaskan dari penjara. Dia bergegas pulang untuk bertemu anak dan istrinya. Meskipun sudah berjalan cepat, toh dia kemalaman dan kecapekan hingga tertidur di tepi jalan. Adalah seorang guru yang menemukannya sedang tertidur keletihan di pinggir jalanan menuju desa. Guru itu membangunkannya dan mengajaknya ke rumah untuk istirahat dan singgah. Disajikanlah semangkuk sup hangat dan kasur untuk beristirahat. Setelah makan lelaki itu kembali tidur dengan perut kenyang.

Pagi-pagi ia bangun, mendapati rumah guru banyak hiasan dinding yang terbuat dari porselin. Timbul niatnya untuk mengambil barang-barang itu, membawa pergi untuk dijual dan uangnya dapat ia gunakan bekal bersama anak istrinya kelak. Guru itu toh kaya, demikian pikirnya. Ketika sedang mengambil barang-barang itu, guru si pemilik rumah terbangun. Ketauan si guru sedang mengambil barang-barang itu, lelaki itu kemudian memukul guru hingga pingsan dan segera lari meninggalkan rumah guru.

Di perbatasan desa, lagi-lagi ie bertemu dengan polisi yang mencurigai dirinya. Diperiksalah barang-barang bawaannya, dan ia berkata mendapatkan barang-barang itu dari pemberian guru. Polisi tak percaya dan membawa lelaki itu kembali ke rumah guru. Kebetulan guru telah siuman. Ditanya ihwalnya oleh polisi, sang guru dengan ramah membenarkan barang-barang itu miliknya dan telah diberikan kepada lelaki itu dengan ikhlas. Sehingga tak ada alasan bagi polisi untuk menangkap kembali si lelaki buruh itu. Lelaki bekas pesakitan itu sangat lega hatinya, ia tidak dapat menahan air mata. Dipeluknya kaki guru seraya mohon maaf dan didalam hatinya ia menyerukan niat bertobat dengan memohon ampunan-Nya. (disadur dari novel Victor Hugo : Les Miserables)

Diantara para tokoh dalam cerita tersebut (lelaki buruh, polisi, hakim, guru) siapakah yang menurut anda memiliki kesalahan paling banyak dan apa alasannya ?

20 Comments leave one →
  1. August 20, 2010 2:19 pm

    mencuri itu dosa.

  2. aka permalink
    August 20, 2010 2:54 pm

    pOLISI.. coba kalian belajar PMP di indonesia. hukum tetap tegak (pencuri ditangkap) , tapi sebelum membawa pencuri itu polisi harusnya memberi makan anak dan istri tsk tersbut agar keduanya dapat hidup

  3. August 20, 2010 4:16 pm

    Ijin yang salah paling banyak adalah Polisi DAN

  4. fer_iiaa permalink
    August 29, 2010 10:33 am

    menurut Saya Polisi bang… Dan karena abng juga polisi, jadi abang jg melanggar🙂
    Hidup pak polisi

  5. yakuza kamikaze assegaf permalink
    September 2, 2010 11:18 am

    pak polisi juga salah,knpa sich tidak bsa memberi kesempatan bapak itu untuk mermberi makan anak dan istri dari sang pencuri dulu,kalo beberapa hari setelah polisi mngkap pencuri tersebut dan mendengar kabar bahwa anak dan itri pencuri tersebut telah meninggal dunia krna kelaparan,apa yg pak polisi hrus buat???

  6. yakuza kamikaze assegaf permalink
    September 2, 2010 11:19 am

    pak polisi juga salah,,kalo beberapa hari setelah polisi mngkap pencuri tersebut dan mendengar kabar bahwa anak dan istri pencuri tersebut telah meninggal dunia krna kelaparan,apa yg pak polisi hrus buat???

  7. hendra permalink
    September 18, 2010 8:47 pm

    sekarang di balik, seumpamaya pencuri itu abang giamana….?

  8. ogie permalink
    November 2, 2010 2:52 pm

    pencuri yang salah kan gak seharusnya dia melakukan tindak pencurian untuk menafkahi anak dan istrinya ….. ya seharusnya dia berusaha dengan jiripayahnya sendiri dan itu halal …🙂

  9. nglucu permalink
    November 6, 2010 6:35 am

    yang ngarang om….

  10. ucokkream permalink
    November 11, 2010 9:20 pm

    yang salah itu yang di LP bang

  11. November 25, 2010 6:04 pm

    yang salah itu pedagang roti,,knpa rotinya gk ia masukan ke berangkas aja seech???

  12. MIRZA MAULANA permalink
    December 6, 2010 4:09 pm

    Tidak Ada KEADILAN di Negeri ini ( Keadilan hanya bagi yang Kaya Raya ) tapi si miskin No Way walaupun apapun alasanya.

  13. dina permalink
    January 2, 2011 4:00 pm

    yang jelas bukan Sang Guru yang salah, haha😀

  14. Allen permalink
    April 7, 2011 8:05 pm

    Yang paling salah pemerintah kita yang brengsek tidak bisa memberi pekerjaan dan kehidupan yang layak pada rakyatnya.

  15. May 18, 2011 11:05 am

    maaf sblumnya ya pak ,..
    tpi mnurut sya yg slah polisi , krna dya blum tau kejadian sblumnya…
    polisi sllu menyalahkan biar gar dpat kasus…,
    orang tu mngambil barang karna dya sudah tidak tahan lagi dgn kondisi istri n anaknya yg sangat memprihatin kan…

    maaf ya pak klau da kata mnnyinggung .

  16. erdita fahmia permalink
    September 14, 2011 11:00 pm

    semua salah…
    pencuri, jelas salah karena mencuri
    hakim jelas salah karena memberi hukuman maksimal karena hal yang sepele
    polisi juga salah karena menghiraukan alasan dia mencuri
    guru juga salah karena berbohong dan membela pencuri.
    taaaaapppiiiiiii…….
    kalo kita melihat dari sisi lain…TIDAK ADA YANG SALAH.
    pencuri berbuat demikian karena dia ingin menafkahi keluarganya. tindakan benar wlo caranya salah.
    hakim, juga benar karena memang tugasnya menegakkan keadilan
    polisi juga benar karena dia menjalankan tugasnya menangkap penjahat
    guru juga benar, karena sudah kewajiban guru untuk mengayomi dan bijak.
    ya toh…????

  17. GURU"X permalink
    September 21, 2011 8:59 pm

    Lelaki mencuri karena keadaan terpaksa, polisi sudah melakukan tugasnya dengan benar menegakkan hukum, hakim sebelum menentukan vonis tentunya tau apa sebabnya lelaki tersebut mencuri, apa iya orang mencuri roti karena terpaksa di hukum sampai 5 tahun, guru terlalu bijaksana kalau semua orang sperti sifatnya pak guru yang enak polisinya donk ga ada kerja. Sudah jelas siapa yang kesalahannya paling banyak. (Briptu K)

  18. January 12, 2012 3:04 pm

    yang salah itu……pencuri nya bang!!!
    apakah tidak ada perkerjaan lain yang bisa dy cari..
    sdangkan gw yang tak ada uang jha tiba” dapet
    sribu apa lagi di cari…….ingat haram bagi semua
    umat mencuri walopun hanya setitik tinta….

    (TARUNA dedek)

  19. briptu norman permalink
    February 26, 2012 9:46 pm

    yang salah ceritanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: