Skip to content

Police Story : Ya Tuhan, Jangan Titip Amplop Lebaran Lagi sama Polisi

October 6, 2008

Alkisah, Supono (nama karangan) seorang warga miskin di daerah Tanjung Priok sedang menyongsong datangnya lebaran bersama anak-anak dan istrinya. Namun kondisi ekonomi yang sangat kekurangan membuatnya sedih. Penghasilannya sebagai tukang sapu di depan kantor walikota tak mencukupi kebutuhan keluarganya untuk membeli sekedar makanan di Hari Raya ini.

Berbagai upaya telah ditempuh untuk mendapatkan uang. Diambang keputusasaannya, ia menulis surat kepada Tuhan, yang isinya begini :

“Yth. Tuhan Yang Maha Kuasa…

Kasihanilah hamba-Mu ini, berbagai usaha telah hamba jalani untuk mencari uang buat keluargaku. Aku telah menulis surat kepada Pak Walikota, Pak Gubernur, dan Pak Presiden, tapi semua tidak menjawabnya. Akhirnya, aku menulis surat ini kepadamu Ya Tuhan. Berikanlah aku uang Rp.100 ribu saja untuk membeli sekedar makanan buat keluargaku pada saat lebaran ini. Kabulkanlah doa ku ini Ya Tuhan.

Supono-Tanjung Priok“

Keesokan harinya ia memasukkan surat itu ke dalam kotak Pos di ujung gang depan rumahnya. Dengan harapan Tuhan akan menjawab dengan mengiriminya uang untuk merayakan lebaran.

Pak Pos yang bertugas memilah-milah surat di Kantor kebingungan harus dikemanakan surat itu. Ia tidak tahu dimana alamat Tuhan Yang Maha Kuasa. Sehingga diputuskannya untuk membawa surat itu ke kantor Polsek Tanjung Priok yang kebetulan tak jauh dari Kantor Pos.

Aiptu. Bambang yang sedang melaksanakan piket SPK beruntung menerima surat itu dari Pak Pos. “Pak Polisi, ini kami dapat surat ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya ngga tau dimana alamatnya. Saya pun juga ngga berani membukanya. Jadi saya bawa saja ini ke Pak Polisi.”

Dengan penuh rasa penasaran, pak bambang membuka surat itu, dibacanya pelan-pelan kata demi kata. Rasa kasihannya sebagai seorang abdi dan pelayan masyarakat mengetuk relung hatinya. Namun apa daya, ia pun tak punya banyak duit, tinggal tersisa dua lembar uang Rp 50 ribuan di dompetnya.

Singkat cerita ia mengambil satu lembar uang Rp 50 ribuan miliknya dimasukkan ke dalam amplop, kemudian ia mengantar ke alamat Supono di Tanjung Priok. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Supono di depan rumahnya yang sudah reot itu.

“Pak Supono ya ?” Tanya Pak Bambang.

“Iya pak, ada apa ya?”

“Ini saya ada titipan amplop lebaran dari Tuhan Yang Maha Esa, mohon diterima ya.. “

Betapa bersyukurnya Supono menerima amplop itu, yang setelah dibuka berisi uang Rp 50 ribu. Tak habis-habisnya dia mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Malam harinya, ia menulis surat lagi sebagai ucapan Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Ya Tuhan, terima kasih Engkau telah mengabulkan doa hamba Mu ini. Tapi lain kali jangan dititip lewat Polisi ya, karena uang yang kemarin Tuhan kirim disunat..!! “.

 

(Cerita sahabat yang saya tulis kembali)

8 Comments leave one →
  1. October 6, 2008 10:54 pm

    jadi malu saya, ternyata banyak pomeo tentang polisi yang rata2 jelek, kapan dunk pomeo Polisi yang bagus?? mimpi kali yee??

    @ sejutaasa : nanti di era abg memimpin pasti banyak pameo yang baik bg…🙂

  2. Zmed permalink
    October 9, 2008 5:26 pm

    Aiptu Bambang, ia husnudzon (prasangka baik) kepada Allah, husnudzon kepada makhluk Allah. Subhanallah. Sedangkan apa yang dilakukan oleh si fulan Supano? Ia husnudzon kepada Allah tapi su’udzon (prasangka buruk) kepada makhluk Allah. Su`udzon dapat membuat hati (qalbu) menjadi busuk karena apapun prasangka, ini akan mempengaruhi cara berfikir, cara bersikap dan cara mengambil keputusan. Berbahagialah bagi orang-orang yang bisa berkhusnudzon atau berbaik sangka.

  3. October 17, 2008 10:24 pm

    pak,
    jangan2 pak supono itu tetangga sya di priuk ?😀
    salam kenal pak

  4. October 18, 2008 1:21 pm

    pernah dapet joke emailnya jg.😀

  5. kirana permalink
    November 14, 2008 12:42 pm

    ak suka banget profil blognya, lutchu bangget, Pak

  6. November 24, 2008 2:55 pm

    Mas Wahyu, kalo boleh jujur ya kadang saya kesel ama Polisi tapi kadang juga Kasian tapi kadang juga Bangga….

  7. Davy Madden permalink
    March 8, 2010 1:20 am

    kocak…
    kalau suratnya diantarkan kerumah saya,amplopnya saya isikan cek 6,7 Tryliun… Hah haaaaa…

Trackbacks

  1. Sillystupidlife » Blog Archive » I LOVE YOU PAK POLISI…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: