Informasi ini saya tujukan kepada adik-adik yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk Akademi Kepolisian. Terdapat beberapa tahapan tes masuk Akpol yang dilaksanakan dari tahun ke tahun. Salah satu item seleksi yang memiliki nilai yang cukup tinggi adalah Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ). TKJ ini dilakukan untuk mengukur kemampuan fisik setiap peserta seleksi. Kenapa hal ini diperlukan, karena selama menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian akan banyak terdapat kegiatan yang membutuhkan fisik yang prima, sehingga hanya calon yang memiliki kemampuan fisik baguslah yang berhak mengikuti pendidikan di Akpol. Tapi jangan khawatir, kemampuan fisik bukanlah suatu bawaan lahir, kemampuan ini bisa dilatih apabila adik-adik benar-benar berniat untuk ikut seleksi menjadi Taruna Akpol. Hanya latihan yang rutin dan sungguh-sungguh sajalah yang dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Latihan-latihan pembinaan fisik yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Latihan lari selama 12 menit
Latihan pertama yaitu lari selama 12 menit. Sebaiknya lakukan latihan ini dengan mengelilingi lapangan sepak bola yang berukuran standar 400 meter. Untuk calon peserta pria setidaknya dapat mencapai 6 kali (2400 meter) selama 12 menit tersebut. Untuk calon wanita setidaknya mencapai 5 kali (2000 meter). Lakukan latihan lari ini secara rutin agar kemampuan dapat meningkat dari waktu ke waktu.
Kami menyediakan souvenir berupa kaos oblong dengan desain Akpol.
Warna kaos : biru dongker
Sablon karet timbul
Bagi rekan-rekan yang berminat, informasi lebih lanjut silakan >>>klik disini<<<
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA MEMBERI KESEMPATAN KEPADA
PEMUDA/ PEMUDI INDONESIA UNTUK DIDIDIK MENJADI BRIGADIR POLISI
I. PERSYARATAN UMUM
- Warga Negara Indonesia (Pria dan Wanita);
- Beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa;
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
- Sehat jasmani dan rohani (Surat Keterangan Sehat dari Institusi Kesehatan);
- Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (surat keterangan dari Polres setempat);
- Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian.
Ditengah carut marutnya sistem peradilan yang terjadi di negara kita saat ini, isu-isu yang menyangkut ketidakadilan terlebih yang melibatkan masyarakat kecil akan menjadi suatu konsumsi yang sangat sensitif. Tuntutan akan adanya suatu sistem peradilan yang akuntabel dan transparan tidak pernah surut. Masyarakat senantiasa menginginkan adanya transparansi informasi berkaitan dengan proses penegakan hukum.
Akuntabilitas sistem peradilan disini dapat diartikan sebagai kewajiban para penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan segala tindakannya kepada publik. Sebagaimana disampaikan dalam United Nations Congress on The Prevention of Crime and The Treatment of Offender, 1995, bahwasannya aparat hukum yang tergabung dalam sistem peradilan perlu mengembangkan manajemen peradilan sehingga dapat berlaku secara akuntabel, transparan, dan sustainable. Akuntabilitas dalam sistem peradilan merupakan bagian dari konsep good governance. Implementasi hal ini akan sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan rasa keadilan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Sesuai informasi awal yang saya dapatkan, Akademi Kepolisian pada tahun 2010 ini akan membuka pendaftaran Taruna Akpol bagi lulusan SMA sebanyak 400 orang. Untuk lulusan sarjana dibuka peluang menjadi anggota Polri melalui program PPSS (Pendidikan Perwira Sumber Sarjana). Ini merupakan cara mengatasi kesenjangan usia yang implikasinya ke masa pensiun. Pendidikan Akpol direncanakan selama 4 tahun, lulusannya setara sarjana S-1, dan akan memiliki gelar Sarjana Ilmu Kepolisian. Sedangkan untuk jenjang S-2 nya akan ditempuh di PTIK Jakarta. Sebutan Akademi Kepolisian sendiri kemungkinan akan berubah menjadi Institut Ilmu Kepolisian.
Berdasarkan informasi ini, maka bagi adik-adik yang telah memiliki ijasah SMA dan berniat untuk mendaftar menjadi Taruna Akpol agar dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya sejak dini. Persiapan dapat dimulai dari Akademis, kesamaptaan fisik, serta mental/psikologis. Sesuai tahun-tahun sebelumnya biasanya pendaftaran akan dilaksanakan pada bulan maret-april. Selamat bersiap diri semoga Sukses !!
A Letter of Commendation From UNAMID Police Commissioner
To
INDONESIA FORMED POLICE UNIT
For their invaluable and exemplary services rendered during tour of duty in UNAMID mission on October 12, 2008 until October 14, 2009. Their act of professionalism and discipline towards their mandated tasks for Darfurian citizens distinct them unit as the best unit ever rendered international police duties in this mission at present.
Di samping ini adalah surat yang dituliskan oleh Umda (pimpinan masyarakat lokal) di dalam IDP (Internally Displaced Camp) yang berada di El Fasher – North Darfur untuk Presiden Republik Indonesia. Surat ini diberikan kepada kami pada saat menjelang akhir penugasan Kontingen Garuda Bhayangkara IIB Polri di Darfur Sudan. IDP camp merupakan basis pelaksanaan tugas sehari-hari kontingen Garuda Bahayangkara selama 1 tahun di Sudan. Setelah sekian lama bergaul dan berinteraksi sedikit banyak telah terjalin hubungan emosional antara kami dan masyarakat di dalam IDP. Kini saatnya kami harus kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Mandat yang diberikan PBB telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga kepergian kami menyisakan memori yang baik di dalam hati masyarakat Darfur, tapi semangat pengabdian kami akan tetap tinggal sampai kedamaian tercapai di bumi Darfur Sudan ini.
Derap langkah kami terasa lebih ringan dari biasanya. Entah kenapa. Yang jelas pagi itu kami begitu bahagia berbaris di lapangan camp FPU Indonesia untuk melaksanakan upacara medal parade. Medal Parade merupakan sebuah acara kehormatan yang dilaksanakan untuk memberikan medali PBB kepada setiap peacekeeper sebagai tanda purna tugas dalam melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian PBB. Tanggal 12 Oktober 2009 nanti, genap satu tahun sudah FPU Indonesia melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian di tanah Darfur Sudan ini. Saat yang bahagia itu akan segera tiba, saatnya kami kembali ke pelukan ibu pertiwi, bertemu kembali dengan keluarga dan teman-teman di tanah air. Tinggal menunggu hitungan hari..

Piramida terbuat dari susunan blok-blok batu
Satu lagi oleh-oleh cerita yang saya bawa dari Mesir, namun cerita ini khusus untuk pria dewasa. Yang merasa bukan pria dewasa maaf ya.. :) Peradaban dan sejarah bangsa Mesir yang besar tentu telah dikenal di seluruh dunia. Bahkan 2500-an tahun sebelum masehi mereka sudah berhasil membangun piramid yang segede “bagong” itu, yang sampai sekarang masih banyak menyisakan misteri tentang “lorong-lorong” bangunan didalamnya. Untuk apa itu dan bagaimana teknologi pada saat itu bisa merancang bangunan sehebat itu. Bayangkan !! Blok batu-batu seberat 2,5 ton bisa disusun sampai setinggi 145 meter, dengan sudut kemiringan 51 derajat. Katrol macam mana pula yang digunakan pada jaman itu, sekali lagi bayangkan… !!









